CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Minggu, 29 Maret 2009

LAPORAN AKHIR 2 ^SEMESTER 8^

FORTRAN

integer f,faktorial
write(*,'(A,\)')'Berapa Faktorial?'
read(*,'(i2)');
f=faktorial(j)
write(*,'(A,\)')'1'
do k=2,j
write(*,'(A,i2,\)')'x',k
end do
write(*,'(A,i10)'=',f
end.
integer function faktorial(n)
faktorial=1
do 500 i=2,n
500 faktorial= faktorial*i;
end

output

Berapa Faktorial = 5
1x2x3x4x5 = 120


PL/SQL


set serveroutput on
DECLARE
J INTEGER;
BEGIN
J:= 0;
LOOP
J:=J+1;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('DENIS BELAJAR PL/SQL');
EXIT WHEN J= 10;
END LOOP;
END;
/

output

DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL
DENIS BELAJAR PL/SQL'
pl/sql procedure succesfully completed


set serveroutput on
DECLARE
A INTEGER
JUMLAH INTEGER:= 0;
BEGIN
A:= 2;
LOOP
JUMLAH:=JUMLAH+A;
A:=A+2;
EXIT WHEN A >10;
END LOOP;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('JUMLAH='||JUMLAH);
END;
/


output

JUMLAH= 30
pl/sql procedure succesfully completed


Logika

A | JUMLAH

2 | 0
4 | 2
6 | 6
8 | 12
10 | 20
12 | 30



set serveroutput on
B INTEGER
BEGIN
B:= 1;
WHILE(B<=10)LOOP
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('DENIS SOPYAN');
B:=B+1;
END LOOP;
END;
/


output

DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
DENIS SOPYAN
pl/sql procedure succesfully completed


set serveroutput on
DECLARE
BIL INTEGER:= 2;
HASIL INTEGER:= 1;
D INTEGER;
BEGIN
D:= 0;
WHILE D <6 LOOP
HASIL:=HASIL*BIL;
D:=D+1;
END LOOP;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('HASIL DARI 2^6='||HASIL);
END;
/

output
HASIL DARI 2^6= 64


D | HASIL

0 | 1
1 | 2
2 | 4
3 | 8
4 | 16
5 | 32
6 | 64

BAHASA PEMROGRAMAN C /C++


- C/C++ adalah bahasa pemrograman tingkat menengah yang dirancang oleh Dennis M Ritchie di Bell Laboratories pada tahun 1972.
- Pada tahun 1978 Dennis dan Brian W. Kernighan mempublikasikan bahasa C melalui The C Programming Language. Kemudian C distandarisasi ANSI tahun 1989.
- Bahasa C adalah bahasa yang general, tidak dikhususkan untuk suatu bidang/aplikasi tertentu.


Tipe Data dan Variabel

- Suatu identifier harus diberi nama yang unik dan memiliki tipe/jenis data yang dapat diterima dan dioperasikan olehnya.
- Identifier dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Konstanta
Konstanta adalah identifier yang nilainya tetap selama program berjalan (dieksekusi). Cara untuk mengubah nilai konstanta adalah hanya melalui source code saja.

2. Variabel
Variabel adalah identifier yang nilainya dapat diubah selama program berjalan
(dieksekusi), biasanya melalui inputan atau operasi dinamis.
- Tipe data adalah jenis data yang dapat digunakan di dalam komputer. Pada banyak bahasa pemrograman pada umumnya, dikenal tipe data yang rata-rata hampir sama.

Deklarasi Tipe Data Variabel
Deklarasi tipe data variabel di C:
;
Contoh : int umur;

Deklarasi Tipe Data Konstanta
Deklarasi konstanta di C:
#define

Tanda # disebut sebagai Prepocessor Directive, yaitu instruksi yang dilakukan sebelum
eksekusi program utama dilakukan.

ATURAN PENULISAN IDENTIFIER
1. Tidak boleh sama dengan nama keyword reserved, function, dan harus unik.
2. Maksimum 32 karakter. Bila lebih, maka karakter selebihnya tidak akan diperhatikan oleh komputer.
3. Case sensitive : membedakan huruf besar dan kecil
4. Karakter pertama harus huruf atau underscore (_), selebihnya boleh angka.
5. Tidak boleh mengandung spasi / blank


Contoh program C:
#include
#include
void main(){
clrscr();
char nama[20];
int umur;
printf(“Hallo Selamat Belajar C”);
printf(“Masukkan nama : “); scanf(“%s”,nama);
printf(“Masukkan umur: “); scanf(“%d”,&umur);
printf(“Anda bernama : %s dan berumur %d”,nama,umur);
if(umur < 20){
for(int i=0;iprintf(“Anda masih muda\n”);
} else
if(umur > 50){
printf(“Anda sudah berumur!\n”);
} else printf(“Lainnya\n”);
getch();
}



OUTPUT di C/C++
- Untuk menampilkan sesuatu ke layar, seperti printf() atau puts() atau putc(), kita
membutuhkan header file stdio.h
- Pada C++ dapat pula digunakan perintah cout<<, yang menggunakan file header iostream.h

Contoh di C:
#include
void main(){
char nama[50] = “anton”;
printf(“Hallo saya bernama %s, saya sedang belajar C!”,nama);
}

Contoh di C++:
#include
void main(){
char nama[20] = "anton";
cout<<"Hallo, saya bernama "<C++"<}


Memasukkan Data dengan cin
Obyek cin (baca C in) dapat dipakai untuk membaca data dari standard input (keyboard), untuk memakai obyek ini dibutuhkan header file iostream.h (#include ).

Contoh:
#include
#include
void main()
{
int p, l, Luas;
cout << “Panjang = “; cin >> p;
cout << “Lebar = “; cin >> l;
Luas = p * l;
cout << “Luas Segi Empat = “ << Luas << endl;
}

Hasilnya :
Panjang = 15
Lebar = 25
Luas Segi Empat = 375
Sintaks








Array

Array merupakan kumpulan dari nilai-nilai data yang bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama yang sama. Letak atau posisi dari elemen array ditunjukkan oleh suatu index.

Dilihat dari dimensinya array dapat dibagi menjadi Array dimensi satu, array dimensi dua dan array multi-dimensi.

Bentuk umum larik satu dimensi dideklarasikan dengan :
tipe_data nama_larik[ukuran];

tipe_data menyatakan jenis elemen larik (int, float, char, unsigned, dan lain-lain), tidak boleh jenis void.
nama_larik adalah nama larik, harus memenuhi ketentuan pengenal.
ukuran menyatakan jumlah maksimal elemen larik, normalnya lebih besar dari satu.


untuk memberi nilai ke elemen larik dengan cara :
1. memberikan nilai langsung (assignment)
nilai[2] ← 5 (nilai[2]=5;), artinya kita memberikan nilai 5
ke elemen larik yang berindeks 2;

2. memasukkan nilai melalui papan ketik (keyboard)
scanf(“%d”, &nilai[2]);
untuk mengakses (membaca) elemen larik dengan cara akses berikut.

contoh:
nilai[2];
printf(“%d”,nilai[2]);

contoh program sederhana

#include
main()
{
int bil[7], i;
printf("elemen pertama ? ");
scanf("%d", &bil[0]);
bil[1] = 5;
bil[2] = bil[1] + 20;
bil[3] = bil[2];
for (i = 0; i < 3; i++)
printf("bil[%d] = %d \n", i, bil[i]);
}






logika program dalam c++


#include : berfungsi untuk memanggil fungsi input/output
#include : berfungsi agar fungsi clrscr (membersihkan layar) dan return 0 dapat digunakan.
void garis() : merupaka statement untuk membuat garis yang nantinya dapt dipanggil didalam program.
void main() : merupakan fungsi yang mengawali setiap program. Statement yang berada didalam fungsi ini ( di antara tanda kurung kurawal {} ) akan dieksekusi pertama kali.
clrscr(); : berfungsi untuk membersihkan layar.
cout<< : fungsi untuk menampilkan output program. Yang berada didalam diantara tanda kutip(“ “) pada fungsi ini akan tercetak ketika program dijalankan.
getch(); : merupakan fungsi yang akan menampilkan inputan yang dimasukkan.


program C++ "deret"




ARRAY pada C++

* Di dalam C++ tidak ada tipe variabel untuk memasukkan sejumlah karakter string. Untuk itu digunakan array dari tipe char.
* Contoh, array berikut ini (atau karakter string):
* char jenny [20]; dapat menampung karakter sampai 20 karakter

Inisialisasi String

* Pendeklarasian string mystring dengan suatu nilai bisa dilakukan dengan dua cara:
-char mystring [] = { 'H', 'e', 'l', 'l', 'o', '\0' };
-char mystring [] = "Hello";

* Untuk mendeklarasikan suatu array dari karakter harus digunakan indeks :

* Untuk mendeklarasikan suatu array dari karakter harus digunakan indeks :

mystring[0] = 'H';
mystring[1] = 'e';
mystring[2] = 'l';
mystring[3] = 'l';
mystring[4] = 'o';
mystring[5] = '\0';

Variabel array dideklarasikan dengan mencantumkan tipe dan nama variabel yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat
Contoh : int c[7]

Nilai suatu variabel array dapat juga diinisialisasi secara langsung pada saat deklarasi misalnya :
int c[7] = {-45,0,6,72,43,4}

Struktur array sebagai contoh yang diatas adalah array dimensi satu. Untuk array dimensi 2 contohnya adalah matriks.

Contoh program array dimensi 2
/*Program :array.cpp*/
#include
Void printArray(int [] [3]);
Main() {
int matrik1[2] [3] ={ {1,2,2}, {4,5,6} },
matrik2[2] [3] ={ {1,2,3,4,5,} },
matrik3[2] [3] ={ {1,2}, {4} },
printArray(matrik1) ;
printArray(matrik2) ;
printArray(matrik3) ;
return 0;
}

Laporan Pendahuluan 2 "Semester 8"

FORTRAN

1. Pengertian array pada FORTRAN ?

Digunakan untuk menyimpan beberapa nilai dalam satu nama larik. Pada Fortran dapat berdimensi satu, dua, tiga sampai tujuh. Bila tidak didefinisikan maka harus diawali dengan huruf I, J, K, L, M, N.

2. bENTUK uMUM ARRAY ?

var nilai : Array[1..500,1..8] of real


real, dimension (100.200):: a, b
complex, dimension(300) :: d kompleks, dimensi (300):: d
integer, dimension(400,500) :: e, f, g integer, dimension (400.500):: e, f, g


3. PROGRAM ARRAY ?

program tabel
var
i:integer;
tab:array [1..10]of integer;
k : integer;
begin
n:=5;
write('isi dan print tabel =');
(*mengisi tabel dengan assignment*)
for i:=1 to n do
begin
tab[i]:=i;
end;
(^traversal priint isi tabel*)
for i:=1 to n do
begin
writeln('i= ',i,'tab[',i,'] =',tab[i]);
end;
end



PL/sQl

1. Controling User Access itu untuk keamanan data (security), untuk mengakses banyak user, dan menggunakan database.

2. * Privillage adalah hak untuk mengeksekusi perintah - perintah SQL tertentu.
* System Privillage : hak pengguna untuk mengakses sistem basi data. contoh :
system privillage adalah hak untuk login ke database, hak untuk menciptakan tabel.
* Objek Privillage : hak pengguna untuk mengakses objek - objek sistem basis data.
contoh : hak untuk menampilkan data dari tabel karyawan.

3. System Level Privillage : hak akses terhadap database pembuatan user baru.
pembuatan user baru : create user
menghapus user : drop user
menghapus table : drop any table
mengback up tabel : back up any table
T_user_group_id -> (primary key)
T_user_menu_group_user_id -> (user id)
T_user_menu_group_id -> (group id)

berdasarkan group :
T_group_menu -> berisi field
T_group_menu_id -> primary key
T_group_menu_menu -> nama menu di tampilkan
T_group_menu_desc -> deskripsi menu
T_group_menu_exec -> modul

contoh :
NBA memberikansistem privillage kepada user denis agar dapat login ke database.




-SEMOGA BERMANFAAT-

Sabtu, 28 Maret 2009

Macromedia Flash MX

Macromedia Flash adalah sebuah tool yang dapat digunakan untuk membuat
berbagai macam animasi, presentasi, game bahkan perangkat ajar. Selain itu Flash MX
ini dapat digunakan sebagai tool untuk mendesain web, dan berbagai aplikasi
multimedia lainnya.

Start Page



Ada beberapa menu di halaman awal macromedia Flash MX professional 2004, yaitu:

Open a Recent Item
Merupakan kategori yang menampilkan semua file / dokumen flash yang sudah dibuat dalam ekstension .fla

Open
Merupakan perintah untuk membuka dokumen yang sudah pernah dibuat
namun tidak tercakup di Open Recent Item karena keterbatasan tempat.

Create New
Merupakan perintah untuk membuat dokumen/ file flash baru.

Create from Template
Merupakan template yang disediakan oleh Macromedia dalam bentuk user Interface

Extend
Perintah ini akan memanggil situs web macromedia untuk sesion Exchange.

Learn
Merupakan perintah untuk menuju ke halaman bantuan Flash (Help).

Pertama-tama kita harus mengenal terlebih dahulu lingkungan kerja Macromedia
Flash. Pada bagian kiri terdapat Tools, di bagian atas tengah Timeline, yang
digunakan untuk mengatur timeline animasinya, dan pada bagian tengah-tengah terdapat Stage yaitu bagian yang visible secara visual saat di-publish atau di preview di browser.



Hal-hal penting untuk diketahui :

Untuk merubah warna background dan ukuran stage dapat dilakukan dengan :

�� Klik kanan pada stage, lalu pilih Document Properties sehingga akan
mengeluarkan dialog box seperti gambar di bawah.

�� Atau dengan cara memilih menu Modify>Document (Ctrl+J).




Ukuran stage dapat diubah pada option Dimensions dimana width untuk lebar stage
dan height untuk tinggi stage, lebar dan tinggi minimum adalah 1 px, lebar dan tinggi
maximum adalah 2880 px.

Pada option Match :

�� Printer
Untuk merubah stage ke ukuran maximum available print area (ukuran stage
akan mengikuti besarnya kertas yang dipakai).

�� Contents
Untuk menyesuaikan lebar dan tinggi Stage dengan objek yang ada, bila objek
ditempatkan tepat di kiri atas Stage maka lebar stage akan sama besar dengan
objek, bila tidak maka jarak dari kiri dan atas stage ke objek akan sama
dengan jarak kanan bawah stage.
�� Default
Untuk merubah stage ke ukuran standard yaitu 550 x 400 pixel.




Tools digunakan untuk menggambar dan memanipulasi gambar /objek.

Tools terbagi menjadi 4 bagian besar yaitu :
Tools pada bagian ini digunakan untuk mengedit dan memanipulasi objek.
View pada bagian ini digunakan untuk memperbesar maupun memperkecil layar monitor.
Colors pada bagian ini terdapat pallet untuk mengganti warna outline dan fill.
Option bagian ini merupakan modifiers dari setiap tool yang dipilih, Setiap tool mempunyai modifiers yang berbeda-beda.

untuk keterangan lebih lanjut, silahkan upload di : http://rapidshare.com/files/214921903/Macromedia_Flash_MX.pdf

Kuliah Umum "IMPLEMENTASI SISTEM BUKAN ANGAN-ANGAN"

Sistem
► adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau
terpadu , dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan. Jika
dalam sebuah sistem terdapat elemen yang tidak
memberikan manfaat dalam mencapai tujuan yang
sama, maka Elemen tersebut dapat dipastikan
bukanlah bagian dari sistem dan HARUS DIBUANG

Sistem mampu Memiliki Karakteristik
1. memiliki komponen/elemen disebut subsistem.
2. memiliki batas sistem yang jelas.
3. memiliki lingkungan luar sistem.
4. adanya suatu penghubung sistem.
5. memiliki input, proses dan output.
6. Memiliki sasaran atau tujuan yang jelas

PENGEMBANGAN SISTEM
► Sistem Development dapat berarti menyusun sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan dan-atau memperbaiki sistem yang sudah ada.
► Reuse
► Recondition
► Collaboration

IMPLEMENTASI
► MEWUJUDKAN perancangan sistem ke situasi yang nyata.
Tahapan :
► pemilihan perangkat keras,
► penyusunan perangkat lunak aplikasi (pengkodean/coding)
► Assesment (penilaian) apakah sistem yang dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan user.


CONTOH IMPLEMENTASI SISTEM RUMAH SAKIT

bisa kamu upload di : http://rapidshare.com/files/214920365/ImplementasiSistem.pdf

Kamis, 26 Maret 2009

Laporan Pendahuluan 1 "Semester 8"

A. Fortran

1. BU dr if kondisi n looping !

If :
Statemen IF hitungan
Bu : BU : IF (pr) n1,n2,n3
pr : Pernyataan hitungan atau suatu variabel, boleh REAL atau INTEGER;
n1,n2,n3 : Nomor-nomor statemen yang akan dituju untuk digarap instruksinya.
Statemen IF nalar

BU: IF (ekspresi nalar) statemen)
Loop :
BU : DO n var=m1,m2,m3
n : Nomor statemen dari suatu statemen yang merupakan batas akhir dari deretan yang harus diproses berulang-ulang.
Var : Variabel integer/real yang harganya akan berubah-ubah dari suatu harga awal m1 ke harga akhir m2 dengan besar langkah m3.


2. jlskan bd function dan subroutine! N BU

BU: FUNCTION nf(arg1,arg2…argm)
hanya berbeda pada pemanggilannya yaitu dengan cara : CALL nama subroutine. Dan SUBROUTINE tidak dapat mengembalikan nilai sebagaimana dengan FUNCTION .

BU: SUBROUTINE ns(arg1, arg2…argm)


3. contoh subroutine n function!

Function :
Contoh:
READ(*,10) A,B
C= TAMBAH(A,B)
WRITE(*,10)C
10 FORMAT(F8.2)
STOP
END
FUNCTION TAMBAH(X,Y)
TAMBAH=X+Y
RETURN
END

Subroutine :
Contoh:
READ(*,10) A,B
TAMBAH(A,B)
STOP
END
SUBROUTINE TAMBAH(X,Y)
Z= X+Y
WRITE(*,100)Z
100 FORMAT(F8.2)
RETURN
END



B. Pl/sql

1. jelaskan perulangan pada PL SQL?
2. sebutkan dan jelaskan jenis2 perulangan pada PL SQL dan berikan bentuk umumnya!
3. buat contoh program sederhana dari soal no 2!

Jawab

1. untuk mengeksekusi statement yang berada didalam perulangan dieksekusi beberapa kali sesuai dengan kondisi didalam perulangan

2 LOOP
salah satu perulangan didalam PL SQL yang paling sederha dimana untuk keluar dari perulangan menggunkan statements: EXIT atau EXIT-WHEN

bentuk umum:
LOOP
sequence_of_statements
END LOOP;

WHILE-LOOP
Sebelum statemant didalam perulangan dieksekusi program akan mengecek kondisi didalam while jika kondisi terpenuhi baru statement didalamnya akan dieksekusi
Bentuk umum
WHILE condition LOOP
sequence_of_statements
END LOOP;

FOR-LOOP
Untuk mengeksekusi statement didalam loop sebanyak nilai yang diberikan pada loop
Bentuk umum

3. Contoh program loop
BEGIN
A:=1;
Loop
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(A)
IF A > 3 THEN
EXIT;
END IF;
END;

Contoh program while-loop
WHILE total <= 10 LOOP
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(total)
total := total + 1;
END LOOP;

Contoh program for-loop
FOR ctr IN 1..10 LOOP
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(ctr)
END LOOP;

Rabu, 25 Maret 2009

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI LANJUT

Gambaran Sistem Informasi
 Sistem reservasi di pesawat
 Sistem penjualan kredit
 Sistem biometrik
 Sistem POS
 Sistem telemetri
 Sistem berbasis kartu cerdas (smart card)
 Sistem ditempat publik
 Sistem layanan akademis
 Sistem Electronic Data Interchange
 E-Government

Kemampuan utama Sistem Informasi
 Melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar, dan dengan kecepatan tinggi.
 Menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antar organisasi yang murah, akurat dan cepat.
 Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses.
 Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak di seluruh dunia dengan cepat dan mudah.
 Meningkatkan efektivitas dan efisiensi orang-orang yang bekerja dalam kelompok pada satu tempat atau beberapa lokasi.
 Menyajikan informasi dengan jelas yang menggugah pikiran manusia.
 Mengotomasikan proses-proses bisnis yang semi-otomatis dan tugas-tugas yang dikerjakan secara manual.
 Mempercepat pengetikan dan penyuntingan.
 Pembiayaan yang jauh lebih murah daripada pengerjaan secara manual.

Kemampuan di atas mendukung sasaran bisnis yang mencakup:
 Peningkatan produktivitas.
 Pengurangan biaya
 Peningkatan pengambilan keputusan
 Peningkatan layanan ke pelanggan
 Pengembangan aplikasi-aplikasi strategis yang baru.

McLeod (1998) mengemukakan 2 alasan mengapa manajemen informasi menjadi penting:
1. Kegiatan bisnis yang semakin rumit
2. Komputer telah mencapai kemampuan yang semakin baik.


Faktor yang mempengaruhi bisnis masa sekarang:
 Pengaruh ekonomi internasional dan persaingan dunia.
 Perkembangan teknologi.
 Batas waktu yang semakin singkat.
 Kendala sosial.

Ada empat peranan penting sistem informasi dalam perusahaan (Alter, 1992):
1. Berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas.
2. Mengaitkan perencanaan pengerjaan, dan pengendalian dalam sebuah subsistem.
3. Mengkoordinasikan subsistem.
4. Mengintegrasikan subsistem.


Pengertian Sistem Informasi

 Sistem informasi tidak harus melibatkan komputer.
 Sistem Informasi Berbasis Komputer (CBIS)
 Komponen CBIS : manusia, komputer, teknologi informasi, dan prosedur kerja, serta sesuatu yang diproses (data menjadi informasi), dan dimaksudkan untuk mencapai suatu sasaran atau tujuan.
 SI ¹ SIM. SIM merupakan salah satu jenis SI yang secara khusus ditujuan untuk menghasilkan informasi bagi pihak manajemen dan untuk pengambil keputusan.


dEFINISI SISTEM INFORMASI

1. Alter (1992)
SI adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.


2. Bodnar dan Hopwood (1993)
SI adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna



3. Gelinas, Oram, dan Wiggins (1990)
SI adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan manual yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan, dan mengelola data serta menyediakan informasi keluaran kepada pemakai


4. Hall (2001)
SI adalah sebuah rangkaian prosedur formal di mana data dikelompokkan, diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada pemakai


5. Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)
Sebuah SI mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik


6. Wilkinson (1992)
SI adalah kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia, komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan


SI melalui Pendekatan Sistem dan Subsistem


Sistem : sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan


Tujuan Sistem

 Setiap sistem memiliki tujuan (goal)
 Tujuan berfungsi sebagai pengarah sistem
 Tiga tujuan utama SI (Hall, 2000):
 untuk mendukung fungsi kepengurusan manajemen,
 untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen,
 untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan
 Secara lebih spesifik, tujuan sistem informasi bergantung pada kegiatan yang ditangani
 Bank?
 Pasar Swalayan?
 Toko Buku Online?


Masukan
 Segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses
 Masukan dapat berupa hal-hal berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa dari pelanggan).
 Pada sistem informasi, masukan dapat berupa data transaksi, dan data non-transaksi (misalnya surat pemberitahuan)

Proses
 Bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran
 Pada sistem informasi, proses dapat berupa suatu tindakan seperti:
 Meringkas data,
 Melakukan perhitungan,
 Mengurutkan data,


Keluaran

 Merupakan hasil dari pemrosesan
 Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
 Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran
 Tujuan umpan balik adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan
 Pada sistem informasi, umpan balik dapat diperoleh dari setiap pemakai
 Program yang salah diperbaiki
 Program disesuaikan dengan keluaran yang dikehendaki


Batas (Boundary)
 Pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan)
 batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem


Subsistem
 Sebuah sistem umumnya tersusun atas sejumlah sistemsistem yang lebih kecil
 Sistem-sistem yang berada dalam sebuah sistem disebut subsistem.


Contoh Sistem dan Subsistem



Sistem Subsistem
Sistem mobil -> Subsistem bahan bakar, Subsistem pendorong, Subsistem kelistrikan, Subsistem rem

Sistem komputer - > CPU, Masukan, Keluaran, Penyimpan sekunder


Sistem informasi perusahaan - > Sistem informasi akuntansi, Sistem informasi pemasaran, Sistem informasi personalia, Sistem informasi produksi


Supersistem
 Jika suatu sistem menjadi bagian dari sistem lain yang lebih besar, maka sistem yang lebih besar tersebut dikenal dengan sebutan supersistem
 Sebagai contoh, jika pemerintah kabupaten disebut sebagai sebuah sistem, maka pemerintah provinsi berkedudukan sebagai supersistem. Jika ditinjau dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi adalah subsistem dan pemerintah pusat adalah supersistem


Antarmuka Subsistem dalam SI (Martin, 2002)
 Penapisan, yakni membuang derau atau data yang tak berguna.
 Pengkodean/pendekodean, yakni mengubah data dari suatu format ke dalam format yang lain
 Pendeteksian, yakni melakukan pemeriksaan dan pembetulan kesalahan-kesalahan terhadap standar atau kekonsistensian
 Penyanggatan, yakni memungkinkan dua buah sistem bekerjasama tanpa harus tersinkronisasi secara ketat. Caranya antarmuka mengumpulkan data dari satu subsistem dan kemudian memperkenankan subsistem lain mengambil data
tersebut
 Pengamanan, yakni menolak permintaan yang berasal dari pihak yang tak berhak terhadap data dan menyediakan mekanisme proteksi yang lain
 Pengikhtisaran, yakni meringkas sejumlah masukan ke dalam bentuk agregat (ringkasan)


Klasifikasi Sistem
 Sistem abstrak dan sistem fisik
 Sistem deterministik dan probabilistik
 Sistem tertutup dan terbuka
 Sistem alamiah dan sistem buatan manusia
 Sistem sederhana dan sistem kompleks


Kedudukan Sistem Informasi sebagai Sistem Berdasarkan berbagai klasifikasi, Sistem Informasi tergolong sebagai:
1. Sistem buatan manusia
2. Terbuka
3. Bersifat fisik
4. Dapat tergolong sebagai sistem probabilistik atau deterministik (tergantung titik pandang untuk meninjaunya).

Kualitas Informasi

1. Akurat

Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merubah atau merusak informasi tersebut.

2. Tepat Pada Waktunya

Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat, informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi, karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat fatal untuk organisasi. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.

3. Relevan

Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda, misalnya informasi mengenai sebab-musabab kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan. Sebaliknya informasi mengenai harga pokok produksi untuk ahli teknik merupakan informasi yang kurang relevan, tetapi relevan unuk akuntan.

Pengenalan Intelligent Agents

AGENT dan Lingkungannya

• Agents adalah segala sesuatu yang dapat melihat/ mengartikan/ mengetahui
(perceiving) linkungannya melalui alat sensor (sensors) dan bertindak
(acting) melalui alat aktuator (actuators)

• Manusia sebagai agent : mata, telinga dan organ lainnya sebagai sensors;
tangan, kaki, mulut dan bagian tubuh lainnya sebagai actuators

• Robot sebagai agent : kamera dan pejejak infra merah sebagai sensors;
berbagai motor pengerak sebagai actuators

• Software sebagai agent : tekanan pada keyboard, isi file dan paket-paket
pada jaringan sebagai masukan sensors; tampilan pada layar, penulisan file
dan pengiriman paket jaringan sebagai keluaran actuators

• Fungsi agent (f) adalah pemetaan dari urutan persepsi (percept) menjadi
tindakan (actions)

[f: P* �� A]

• Program agent berjalan pada arsitektur fisik untuk menghasilkan fungsi agent (f)
agent = architecture + program

Konsep Rasionalitas

• Rational agent adalah agent yang melakukan sesuatu yang benar
– Setiap kolom pada tabel (Vacuum-cleaner world) diselesaikan/dikerjakan dengan benar

• Apakah sesuatu yang benar ?
– Agent yang paling sukses/ berhasil
– Mengukur kesuksesan/ keberhasilan ?

• Pengukur kemampuan haruslah objektif (contoh : Vacuumcleaner world)
– Jumlah debu yang dapat dibersihkan pada waktu tertentu
– Seberapa bersih lantai
– Besarnya konsumsi listrik
– Besarnya noise yang dihasilkan

• Rasional tergantung pada 4 hal :
– Kemampuan yang terukur,
– Pengetahuan lingkungan sebelumnya/ terdahulu,
– Tindakan,
– Urutan persepsi (sensors).

• DEF: Untuk setiap urutan persepsi yang mungkin, rational agent harus memilih tindakan yang diharapkan dapat memaksimalkan kemampuan dengan memberikan bukti yang
dihasilkan dari urutan persepsi dan pengetahuan yang dimiliki oleh agent.

• Rationalitas ≠ kemahatahuan (omniscience)
– An omniscient agent adalah agent mengetahui akibat yang terjadi dari suatu tindakan.

• Agent dapat bertindak sesuai dengan yang diharapkan untuk memodifikasi persepsi akan datang dengan mendapatkan informasi yang berguna (pengumpulan informasi dan eksplorasi)

• Agent dikatakan autonomous, jika perilakunya ditentukan oleh pengalamannya sendiri (dengan kemampuan untuk belajar dan beradaptasi)


Environment types


Fully vs. partially observable: lingkungan sepenuhnya dapat diamati
ketika sensor-sensor dapat mendeteksi semua aspek yang relevan
dalam memilih tindakan.

• Deterministic vs. stochastic: Ketika tahap lingkungan berikutnya
sepenuhnya ditentukan oleh tindakan yang sudah dilakukan.

• Episodic vs. sequential: Pengalaman agent dapat dibagi menjadi
tahapan-tahapan yang kecil dimana agent akan menerima dan
melakukan satu tindakan. Pilihan tindakan tergantung hanya pada
episode itu sendiri.

• Static vs. dynamic: Jika lingkungan dapat berubah ketika agent sedang
memilih tindakan, lingkungan dikatakan dynamic. Semi-dynamic, jika
perfoma agent berubah ketika lingkungan tetap sama.
• Discrete vs. continuous: This distinction can be applied to the state of
the environment, the way time is handled and to the percepts/ actions of
the agent.

• Single vs. multi-agent: Does the environment contain other agents who
are also maximizing some performance measure that depends on the
current agent’s actions?


untuk informasi selengkapnya, silahkan upload di : http://rapidshare.com/files/214923872/materi_8.pdf

Selasa, 17 Maret 2009

PL/SQL >>Pemrograman Generasi 4<<

Pendahuluan

* PL/SQL adalah peningkatan perintah SQL dalam bentuk pemrograman prosedural.
* DML dan SELECT dari perintah SQL berada dalam PL/SQL.
* PL/SQL Engine akan memecah perintah blok PL/SQL menjadi PL/SQL (dikerjakan oleh Procedural Statement Executor dari PL/SQL Engine) dan SQL (dikerjakan oleh SQL Statement Executor dari Oracle Server).

Keuntungan Penggunaan PL/SQL

Integrasi
Memungkinkan Aplikasi dan Oracle Server menggunakan Library yang dapat digunakan bersama-sama dalam bentuk stored procedure.


Peningkatan Kinerja

Penggunaan PL/SQL, memungkinkan pengiriman perintah secara blok dalam satu perintah yang secara drastis dapat menurunkan trafik jaringan.

Modular
* Bentuk modular memungkinkan banyak kemudahan yang dapat diperoleh.

Portable
* PL/SQL adalah sarana yang asli dimiliki oleh Oracle Server, artinya, program PL/SQL dapat dengan mudah dipindahkan dari satu Oracle Server ke Oracle Server lainnya, meskipun dengan OS atau platform yang berbeda.

Dapat mendeklarasikan Variable
* Dapat berupa Variable, Constant, Cursor dan Exception.
* Penggunaan variable/identifier sangat memudahkan dalam membuat suatu perintah. Misalkan untuk membaca hasil suatu perintah SELECT untuk diproses dan hasilnya digunakan untuk melakukan proses lainnya.


Dapat menggunakan Struktur Kontrol

* LOOP, FOR, WHILE


Dapat menangani Error

* Error bisa dihasilkan/dibangkitkan oleh Oracle Server atau bisa dibangkitkan sendiri dengan sengaja.
* Untuk mengantisipasi berbagai hal yang barangkali sulit untuk ditangani secara langsung menggunakan kontrol program.


Pemanggilan PL/SQL
* Langsung dari SQL-Plus
* Dari Aplikasi
* Dari PL/SQL lainnya


Deklarasi Variabel


Struktur PL/SQL
* [DECLARE]
- [Variable, cursor, user-defined exception]
* BEGIN
- SQL
- PL/SQL
* [EXCEPTION]
- [Action]
* END

Format Deklarasi Variabel
* pengenal [CONSTANT] tipe [NOT NULL] [:= | DEFAULT nilai];
* tipe dapat menggunakan atribut %TYPE

Aturan Penulisan Perintah PL/SQL
* Dapat ditulis dalam beberapa baris (tidak harus dalam satu baris perintah)
* Dapat berupa nested blok
* Karakter dan literal diapit oleh tanda kutip
* Setiap perintah/blok diakhiri dengan titik-koma (;)
* Komentar diawali dengan tanda min dua-kali (--) atau diapit dengan tanda /* … */
* Pemberian nilai menggunakan :=
* Dapat menggunakan Bind Variable
* Tanda garis miring (/), berarti ‘RUN’

Contoh program PL/SQL

VARIABLE CC NUMBER
DECLARE
A NUMBER;
B NUMBER;
BEGIN
A := 100;
B := 20.25;
:CC := A + B;
END;
/
PRINT CC

SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
A NUMBER;
B NUMBER;
C NUMBER;
BEGIN
A := 100;
B := 20.25;
C := A + B;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’A + B = ’||C);
END;
/

Berhubungan dengan Oracle Server

* Mengambil Data, menggunakan SELECT
- Harus ditambahkan klausa INTO
- SELECT kolom INTO variable FROM table [WHERE kondisi];
- Harus menghasilkan 1 baris data (bisa beberapa kolom)
- Dapat menggunakan SQL Cursor
. Cursor adalah cara untuk menunjuk suatu baris data pada suatu table
. Ada dua jenis cursor, Inplisit dan Eksplisit. Oracle server menggunakan jenis Implisit (perintah SQL)

* Manipulasi Data
- Semua perintah DML dan Transaksi dapat digunakan
. INSERT, UPDATE, DELETE, . . .
. COMMIT, ROLLBACK

Contoh SELECT dalam PL/SQL
SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
JUMLAH NUMBER;
BEGIN
SELECT COUNT(*) INTO JUMLAH FROM TAB;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’JUMLAH TABEL = ’||JUMLAH);
END;
/



SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
GAJI NUMBER;
BEGIN
SELECT SAL INTO GAJI FROM EMP WHERE ENAME=’ADAMS’;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’GAJI ADAMS = ’||GAJI);
END;
/


Contoh DML dalam PL/SQL

DECLARE
GAJI NUMBER;
BEGIN
SELECT SAL INTO GAJI FROM EMP WHERE ENAME=’ADAMS’;
UPDATE EMP SET SAL=GAJI WHERE ENAME=’SCOTT’;
END;
/

Penulisan Struktur Kontrol

* Pernyataan IF
- IF ... THEN ... END IF;
- IF ... THEN ... ELSE ... END IF;
- IF ... THEN ... ELSIF ... END IF;

* Pernyataan CASE
- CASE selector
^ WHEN ekspresi THEN hasil
^ ...
^ ELSE hasil
- END;

Contoh IF dalam PL/SQL

SET SETVEROUTPUT ON
DECLARE
J NUMBER;
JUM VARCHAR(20);
BEGIN
SELECT COUNT(*) INTO J FROM TAB;
IF J=1 THEN
JUM := ’SATU’;
ELSIF J=2 THEN
JUM := ’DUA’;
ELSIF J=3 THEN
JUM := ’TIGA’;
ELSIF J=4 THEN
JUM := ’EMPAT’;
ELSIF J=5 THEN
JUM := ’LIMA’;
END IF;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(‘JUMLAH TABEL = ’||J||’ (’||JUM||’)’);
END;
/


Contoh Case dalam PL/SQL

SET SETVEROUTPUT ON
DECLARE
J NUMBER;
JUM VARCHAR(20);
BEGIN
SELECT COUNT(*) INTO J FROM TAB;
JUM := CASE J
WHEN 1 THEN ’SATU’
WHEN 2 THEN ’DUA’
WHEN 3 THEN ’TIGA’
WHEN 4 THEN ’EMPAT’
WHEN 5 THEN ’LIMA’
END;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’JUMLAH TABEL = ’||J||’ (’||JUM||’)’);
END;
/

Kontrol - LOOP

* LOOP Sederhana
- LOOP
^ pernyataan;
^ EXIT [WHEN kondisi];
- END LOOP;
* FOR LOOP
- FOR var IN [REVERSE] awal..akhir LOOP
^ pernyataan;
^ END LOOP;
* WHILE LOOP
- WHILE kondisi LOOP
^ pernyataan;
- END LOOP;

Contoh For … Loop

SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
N NUMBER;
BEGIN
FOR N IN 1..10 LOOP
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(N);
END LOOP;
END;
/

Tipe Data RECORD

RECORD
* TYPE nama_record IS RECORD (
^ deklarasi variable);
- variable nama_record
- Catatan : bisa menggunakan atribut table.kolom%TYPE atau table%ROWTYPE

Contoh:
* type rpegawai is record (
- nama varchar(50),
- NIP varchar(15)
- GAJI EMP.SAL%TYPE);
* pegawai rpegawai;
* PEGAWAI EMP%ROWTYPE;

Contoh Tipe Data Record

SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
E EMP%ROWTYPE;
BEGIN
SELECT * INTO E FROM EMP WHERE ENAME=’ADAMS’;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’NOMOR = ’||E.EMPNO);
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’NAMA = ’||E.ENAME);
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’JOB = ’||E.JOB);
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’GAJI = $’||E.SAL);
END;
/


SQL Cursor

* Suatu area memori yang dibuka setiap Oracle Server menjalankan perintah SQL
* Terdapat dua jenis Cursor
- Implisit
Digunakan setiap Oracle Server menjalankan perintah SQL
- Eksplisit
Digunakan secara langsung dalam pemrograman

Penulisan Cursor secara Eksplisit

* Setiap operasi SQL yang dijalankan oleh SERVER memiliki cursor masing-masing
* Ada 2 cursor:
1. implisit - selalu digunakan oleh oracle saat menjalankan perintah DML dan SELECT
2. eksplisit - dibuat oleh programmer

* Penggunaan:
DECLARE - OPEN - FETCH - repeat fetch while not EMPTY - CLOSE
* Deklarasi : CURSOR nama IS perintah_select;
* Membuka : OPEN nama
* Membaca : FETCH nama INTO list_variable | nama_record;
* Menutup : CLOSE nama
* Atribut Cursor :%ISOPEN, %NOTFOUND, %FOUND, %ROWCOUNT


Contoh Cursor

SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
NOMOR NUMBER;
NAMA VARCHAR(50);
LOKASI VARCHAR(50);
N NUMBER(4);
CURSOR D IS SELECT * FROM DEPT;
BEGIN
OPEN D;
N :=1;
LOOP
FETCH D INTO NOMOR,NAMA,LOKASI;
EXIT WHEN D%NOTFOUND;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(N||’ ’||NOMOR||’ ’||NAMA||’ ’||LOKASI);
N := N + 1;
END LOOP;
CLOSE D;
END;
/

Menangani Kesalahan (Eksepsi)

* Eksepsi akan muncul jika ada kesalahan
- Oleh Oracle
- Disengaja oleh User : RAISE_APPLICATION_ERROR
* Jika Eksepsi muncul
- Jika tidak ditangani, program akan dihentikan
- Jika ditangani, alur program diarahkan ke eksepsi handler
* Sintak :
- EXCEPTION
^ WHEN eksepsi or … THEN
pernyataan
^ WHEN OTHERS THEN
pernyataan
* Contoh Eksepsi : CURSOR_ALREADY_OPEN, PROGRAM_ERROR, INVALID_CURSOR, INVALID_NUMBER


Contoh Penanganan Kesalahan

DECLARE
GAJI EMP.SAL%TYPE;
BEGIN
SELECT SAL INTO GAJI FROM EMP WHERE ENAME=’SCOTT’;
IF GAJI=0 THEN
RAISE_APPLICATION_ERROR(-20000,’GAJI SCOTT MASIH $0’);
ELSE
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’GAJI DINAIKKAN $’||(GAJI*0.1));
END IF;
EXCEPTION
WHEN NO_DATA_FOUND THEN
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’TIDAK ADA DATA’);
WHEN OTHERS THEN
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’TERJADI SUATU KESALAHAN’);
END;
/


Sub Program
* Nama dari blok PL/SQL yang dapat menerima parameter dan dapat dipanggil
* terdapat dua jenis:
1. Sebuah prosedur yang digunakan untuk melakukan suatu kegiatan tertentu
2. Sebuah fungsi yang digunakan untuk menghitung suatu nilai
* Menggunakan struktur blok PL/SQL standart
* Modular, dapat dipergunakan berulang-ulang, dapat ditingkatkan/dikembangkan, mudah dalam perawatan


Membuat Prosedur

CREATE OR REPLACE PROCEDURE nama (list_parameter)
IS/AS
BEGIN
program PL/SQL
EXCEPTION
program PL/SQL
END;

Contoh Prosedur

CREATE OR REPLACE PROCEDURE JUMLAH AS
J NUMBER;
JUM VARCHAR(20);
BEGIN
SELECT COUNT(*) INTO J FROM TAB;
JUM := CASE J
WHEN 1 THEN ’SATU’
WHEN 2 THEN ’DUA’
WHEN 3 THEN ’TIGA’
WHEN 4 THEN ’EMPAT’
WHEN 5 THEN ’LIMA’
END;
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(’JUMLAH TABEL = ’||J||’ (’||JUM||’)’);
END;
/
BEGIN JUMLAH(); END;
/

Membuat Fungsi

CREATE OR REPLACE FUNCTION nama (list_parameter)
RETURN tipe
IS/AS
BEGIN
program PL/SQL
RETURN hasil
END;


Contoh Fungsi

CREATE OR REPLACE FUNCTION BAGI(A NUMBER,B NUMBER) RETURN NUMBER IS
BEGIN
IF B=0 THEN
RETURN NULL;
ELSE
RETURN A/B;
END IF;
END;
/
SELECT 10 A,3 B,BAGI(10,3) A_BAGI_B FROM DUAL;

FORTRAN >>Matematika Lanjut 2<<

Perkembangan Fortran :

Fortran Singkatan Dari FORmula TRANslator, yang merupakan bahasa tingkat tinggi dan ber-orientasi pada rumus-rumus (formula) atau ke permasalahan teknik.
Referensi pertama mengenai Fortran baru dikeluarkan dalam bentuk laporan tahun 1954 oleh Programming Research Group, suatu divisi teknik terapan dari IBM baru pada tahun 1957 diterapkan pada komputer IBM 704.

Struktur Program Fortran :
Dibagi menjadi 5 bagian kolom dan tiap baris di dalam program dapat berisi :
1. Metacommand
2. Komentar
3. Statement
4. Sambungan dari statement baris sebelumnya.

Aturan Penulisan Fortran :
1. Kolom pertama merupakan Komentar atau metacommand (C, *, $).
2. Kolom 1 sampai 5 untuk penulisan label statement berupa angka.
3. Kolom 6 untuk indikasi sambungan dari baris sebelumnya.
4. Kolom 7 sampai 72 untuk penulisan Statement FORTRAN.
5. Kolom 73 sampai 80 tidak digunakan (Untuk Komentar bebas).

Elemen Program Fortran :
1. Metacommand atau compiler directive sifatnya optional.
2. Komentar berupa tulisan bebas.
3. Statement merupakan inti yang berupa instruksi-instruksi.

Suatu statement dapat dibentuk dari elemen-elemen :
1. Konstanta 5. Verb
2. Operator 6. Unit Specifier
3. Ungkapan 7. Format Specifier
4. Nama

Konstanta :

Numerik yang terdiri dari :
Konstanta Integer (Numerik Bilangan Bulat) 2 byte berkisar antara -32767 sampai 32767 dan yang 4 byte berkisar antara -2147483647 sampai 2147483647. Kontanta Real ketepatan tunggal (Pecahan), mempunyai batasan : 8.43E-37 sampai dengan 3.37E+38 Positif -3.37E+38 sampai dengan -8.43E-37 Negatif Konstanta Real Ketepatan ganda (Pecahan), mempunyai batasan : 4.19D-307 sampai dengan 1.67D+308 Positif -1.67D+308 sampai dengan -4.19D-307 Negatif Konstanta Karakter (String) yang ditulis dalam tanda Petik. Konstanta Logika (Nilai Logika) .TRUE. .FALSE.

Operator :
Aritmatika :
** Pangkat level 1
* Kali level 2
/ Bagi level 2
+ Penjumlahan level 3
- Pengurangan level 3

Hubungan :
.LT. Lebih Kecil dari
.LE. Lebih kecil sama dengan dari
.EQ. Sama dengan
.NE. Tidak sama dengan
.GT. Lebih besar dari
.GE. Lebih besar sama dengan dari

Logika :
.NOT. Tidak atau Bukan
.AND. Dan
.OR. Atau

Ungkapan :

Ungkapan Aritmatika dengan operasi didalam tanda kurung didahulukan, kemudian pangkat, kali, bagi, jumlah, kurang. Ungkapan Karakter tidak boleh menggunakan operator aritmatik, tapi dapat berbentuk konstanta karakter atau nama variabel. Ungkapan hubungan adalah membandingkan niali dari dua numeric atau karakter.

Nama : dapat berupa variabel, larik(array), fungsi, atau rutin.
Dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Maksimum panjangnya 1320 karakter tapi hanya 6 karakter pertama yang dibaca.
2. Karakter pertama harus berupa huruf.
3. Tidak boleh ada spasi atau blank.
4. Tidak boleh mengandung karakter khusus.

Nama Variabel ada 5 tipe :
1. Variabel Integer untuk menyimpan nilai numerik bulat. Bila tidak didefinisikan, maka harus ditunjukkan oleh nama variable yang diawali dengan huruf I, J, K, L, M atau N besarnya memori 2 byte atau 4 byte default-nya 4 byte.
2. Variabel Real ketepatan Tunggal menyimpan nilai pecahan 4 byte. Bila tidak didefinisikan maka harus diawali huruf I,J,K,L,M,N.
3. Variabel real ketepatan Ganda menyimpan pecahan 8 byte. Harus diawali dengan huruf selain I,J,K,L,M,N.
4. Variabel Karakter menyimpan variabel karakter 4 byte. Kalau tidak didefinisikan dapat menampung 4 karakter. Diawali huruf apa saja boleh juga I,J,K,L,M,N.
5. Variabel Logika menyimpan nilai logika .TRUE. .FALSE. Diawali dengan huruf apa saja boleh juga I, J, K, L, M, N.

Nama Larik ( Array ) :
Digunakan untuk menyimpan beberapa nilai dalam satu nama larik. Pada Fortran dapat berdimensi satu, dua, tiga sampai tujuh. Bila tidak didefinisikan maka harus diawali dengan huruf I, J, K, L, M, N.

Nama Fungsi :
Digunakan untuk mendapatkan suatu nilai dari fungsi tersebut. Dengan fungsi, nilai data dapat dikirimkan ke fungsi dan fungsi akan memberikan hasil yang diminta. Dalam Fortran digolongkan menjadi 3 macam, yaitu :
1. Fungsi Eksternal yang dibuat sendiri oleh pembuat program dalam bentuk unit program yang terpisah tetapi masih dalam satu program.
2. Fungsi Statement dedefinisikan tidak dalam bentuk unit program yang terpisah, tetapi dalam statement tunggal.
3. Fungsi Hakiki atau Fungsi pustaka yang sudah disediakan oleh fortran.

Verb adalah kata kerja perintah yang terdapat dalam statement. Hampir semua statement Fortran mempunyai verb, kecuali assignment statement. Contoh WRITE, CALL

Unit Specifier dapat berupa :
1. * atau 0 menunjukkan unit alat untuk Keyboard atau layar.
2. Ungkapan Integer, yaitu nilai integer selain nilai 0 menunjukkan unit alat yang dipergunakan adalah file eksternal (printer atau file disk). Statement OPEN menunjukkan nama dari filenya. Nama file sebagai berikut :
- LPT1: atau PRN (printer yang pertama).
- CON: menunjukkan alat Console.
- LPT2: (Printer kedua).
- COM: atau COM1: atau COM2 untuk Port Komunikasi.
- Nama file di Disk.
contoh : OPEN(1,File='LPT1:')

Format Specifier :
Digunakan untuk menunjukkan format yang akan dipergunakan oleh data input ataupun output.

Statement :
1. Statement yang terolah (Executable Statement) yaitu : statement yang menyebabkan suatu operasi dilakukan. Contoh : ASSIGN, CALL, CONTINUE, DO, ELSE, ELSEIF, AND, ENDIF, GOTO, IF, PAUSE, RETURN, STOP, BACKSPACE, CLOSE, ENDFILE, OPEN, READ, REWIND dan WRITE.
2. Statement tak terolah (Non-Executable Statement) yaitu : statement yang tidak melakukan operasi. Contoh : FORMAT, DATA, PARAMETER, COMMON, DIMENSION, QUIVALENCE, EXTERNAL, IMPLICIT, INTRINSIC, SAVE dan TYPE , PROGRAM, FUNCTION SUBROUTINE.

STATEMEN FORMAT
Bentuk umum:

Minggu, 15 Maret 2009

Fungsi Tersembunyi pada Windows ( run )

Jika Windows dikupas, ada banyak fungsi tersembunyi di dalamnya. Tentu saja, dibutuhkan beberapa cara agar fungsi yang berguna ini muncul dan bisa dimanfaatkan. Sebuah kebanggaan tersendiri memang, saat menemukan atau bisa memanfaatkan sesuatu hal yang sebelumnya tersembunyi. Apalagi jika bisa diperoleh dengan gratis. Hal ini berlaku juga dalam berkomputer. Salah satu yang bisa ditemukan dengan gratis ada beberapa utiliti pilihan dalam Windows. Beberapa utiliti yang gratis tersebut ada yang sudah terinstalasi dalam Windows. Anda tinggal mengatur penampakannya saja.

Dan, tahukah Anda bahwa banyak pengguna komputer yang belum mempergunakan software atau bahkan sistem operasi yang digunakannya secara optimal. Seperti juga otak manusia, yang ternyata untuk rata-rata manusia pada umumnya baru digunakan dengan tingkat utilitas sekitar 30-40% dari kemampuan keseluruhan. Begitu juga dengan sistem operasi Microsoft Windows yang sehari-hari kita gunakan. Belum semua kemampuannya diekplorasi hingga batas optimal.

Sebagai contoh, pernahkah Anda mendengar tentang utiliti bernama Eudcedit? Bisa dipastikan kurang dari setengah pengguna Windows tidak pernah mengenal tool untuk membuat karakter sendiri ini. Padahal, dalam setiap Windows, utiliti yang sangat berguna ini sudah terdapat. Hanya saja memang tidak ditampilkan pada deretan menu. Bahkan utiliti-utiliti seperti ini tidak pernah dimunculkan dalam manual atau fitur Help.


Eudcedit.exe: Menciptakan Karakter Sendiri Windows 2000, XP
Fungsi: Eudcedit nama aslinya adalah Microsoft Private Character Editor. Dari nama aslinya bisa diketahui fungsinya, yakni editor karatkter. Namun, lebih dari itu, tool yang hanya bisa ditemukan di Windows XP dan 2000 ini memungkinkan Anda untuk membuat karakter tersendiri dan disimpan dalam koleksi font di Windows.

Penggunaan: Eudcedit bisa diaktifkan dengan membuka Start | Run dan mengetikkan "eudcedit" (tanpa tanda kutip). Saat membuka Eudcedit, Anda akan berhadapan dengan sebuah screen. Klik salah satu kotak kecil di dalamnya dan klik OK. Setelah itu akan terbuka sebuah bidang kerja yang mirip dengan MS Paint. Hanya saja tampilannya hitam putih. Tersedia banyak bidang putih bergaris. Anda tinggal menentukan pada kotak mana yang diberi warna hitam sehingga tercipta sebuah karakter. Setelah selesai, simpan dan masukkan dalam kategori font yang sesuai dengan keinginan Anda.




Iexpress.exe, Membuat Auto Installation Archieve Windows 98, Me, 2000, XP
Fungsi: Anda mungkin sudah kenal dengan file terkompresi yang dilengkapi dengan auto extractor. File kompresi seperti ini biasa dikenal dari WinZip ataupun Winrar. Tapi, Microsoft ternyata juga menyertakan pembuat file kompresi self extractor yang terintegrasi dan gratis dengan sistem operasi Windows Anda, yaitu IEXPRESS.EXE. Untuk sistem operasi Windows 2000 dan XP, file ini terletak pada \WINDOWS\system32. Ini akan sangat berguna, bagi para programer yang membutuhkan deploy file ke sistem lain.

Penggunaan: Dengan graphic interface yang memudahkan dalam membuat Win32 Cabinet Self-Extractor. Step by step yang diberikan sangat jelas dan cukup detail. Anda diberikan kesempatan untuk memberikan prompt konfirmasi, bahkan license agreement. Untuk yang terakhir, Anda membtuhkan sebuah file text (.txt). Selanjutnya tinggal menentukan file-file apa saja yang akan dimasukan dalam file Win32 Cabinet Self-Extractor ini. Jika proses selanjutnya adalah instalasi, bisa juga dilakukan. Dengan hanya menunjuk file yang akan dijalankan (.exe) ataupun dengan memberikan sequence sesuai keinginan anda dalam bentuk INF file.



Cipher dan Compact, Utiliti Spesial NTFS Windows 2000, XP Pro
Fungsi: Windows 2000 dan XP mempunyai kemampuan untuk mengkompresi bahkan memproteksi file, folder, bahkan drive. Dengan catatan, partisi yang digunakan dalam format NTFS. Ada dua utiliti, yakni COMPACT.EXE untuk mengkompres dan CIPHER.EXE untuk mengenkripsi. Keduanya bisa dieksekusi untuk melakukan fungsinya berdasarkan command line melalui MS-Dos.

Penggunaan: Masuk lebih dahulu dalam MS-Dos dengan mengetikkan "cmd" atau "command" dalam kotak Run tanpa tanda petik. Setelah masuk dalam lingkungan MS-Dos, ketikkan perintah cipher/? atau compact/? Untuk mengetahui command line yang digunakan beserta fungsinya. Jangan lupa untuk masuk dalam direktori root agar Anda tidak bingung mencari file target. Jika Anda lupa, gunakan penrintah CD untuk berpindah direktori.


Utilman, Satu Aplikasi dengan 3 Utiliti Windows 2000, XP
Fungsi: Tahukah Anda tentang Utility Manager? Sebuah aplikasi yang terdapat pada sistem operasi Windows 2000 dan XP. Utility Manager dikenali dari nama file UTILMAN.EXE yang juga memiliki shortcut dengan hanya menekan tombol [Windows] + [u]. Di dalam Utility Manager, terdapat 3 utiliti, yakni Magnifier, Narrator dan On-Screen Keyboard. Magnifier adalah semacam pengganti kaca pembesar untuk desktop Anda, MAGNIFY.EXE. Sedangkan On-Screen Keyboard dapat menggantikan fungsi keyboard, menggunakan keyboard visual yang tersedia pada layar display, OSK.EXE.

Fungsi magnifier yang membesarkan tampilan pada ujung cursor sebesar 9 kali lipat ukuran sebenarnya jarang dibutuhkan, selama mata Anda masih mampu melihat monitor dengan jelas. On-Screen Keyboard, tidak akan banyak berguna, kecuali Anda memiliki display dengan kemampuan layar touch screen. Anda dapat menggantinya dengan calculator, misalnya.

Penggunaan: Cara mengaktifkan Utility Manager cukup sederhana, hanya dengan mengetikkan "utilman" di kotak Run. Kemudian, akan muncul 3 aplikasi yang siap dipergunakan beserta jendela setting-nya masing-masing.
Cara sederhana lain untuk memunculkan Utility Manager adalah dengan menggunakan tombol [Windows] + [u]


Welcome Screen, Pesan Kepada Seluruh Pengguna Windows 2000, XP
Fungsi: Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows XP, Anda dapat menampilkan individual message dalam bentuk sebuah dialog box. Untuk mengaktifkannya, Anda harus login dahulu sebagai administrator. Kemudian dengan mengedit registry, melalui REGEDIT.EXE, masuklah dalam direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion.
Kemudian lihat key Winlogon, jika tidak ada, buat sendiri key ini lebih dahulu. Kemudian pada sub key LegalNoticeCaption set enable. Kemudian ketik text yang ingin Anda tampilkan pada LegalNoticeText.

Fungsi: Hal ini akan berguna bagi seorang system administrator. Anda dapat memberikan informasi kepada user yang akan muncul saat user melakukan login. Pemunculannya berupa sebuah jendela dialog berisi pesan Anda. Sedangkan user yang tidak memiliki administrator right tidak dapat melakukan hal ini. Jika tidak diperlukan lagi, dapat dengan mudah dinonaktifkan dengan cara menghapus value di atas pada registry.


Mematikan Gangguan Balon Kuning Windows XP
Fungsi: Windows XP cerewet! Pendapat seperti ini sering timbul karena banyaknya peringatan berupa balloon berwarna kuning. Balloon ini juga sering keluar untuk sekedar memberikan tip. Sebetulnya hal ini bukanlah kekurangan dari Windows XP, apalagi untuk para pemula yang baru menggunakan sisterm operasi yang satu ini. Namun bagi pengguna Windows XP kawakan, tentu akan terasa menyebalkan.

Fungsi: Pengguna Windows XP yang kawakan pasti akan bernafas lega karena terbebas dari serangan balloon kuning ini. Caranya cukup mudah. Hanya dengan melakukan edit registry yang terbilang sederhana. Lokasinya ada di HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion


Search Assistant: Fungsi Pencarian yang Lebih Manis Windows XP
Fungsi: Fungsi pencarian pada Windows XP dilengkapi dengan search assistant. Secara default, asisten yang akan mendampingi Anda adalah seekor anjing berwarna cokelat dengan nama Rover. Rover inilah yang akan membantu untuk melacak apa pun yang dicari. Penampakan wujud asisten ini dapat diganti, Anda dapat memilih antara Rocky, Merlin, Courtney, dan Earl. Namun tips di sini untuk Anda yang merasa tidak terbantu (atau terhibur) dengan adanya asisten ini. Tip ini bagi Anda yang memilih fungsi search, daripada tampilan pemanis tambahan berupa asisten-asisten yang lucu ini.

Penggunannya: Masuk dalam Registry Editor dengan mengetikkan "regedit" dalam kotak Run. Buka direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft \Windows NT\CurrentVersion\Explorer\CabinetState.



Wallpaper, Membuat Wallpaper Changer Sendiri
Fungsi: Beberapa pengguna Windows memang menyukai penggunaan wallpaper, sebagai background desktop. Penggunaan satu gambar sebagai wallpaper kadang terasa membosankan. Ingin wallpaper yang berubah-ubah? Dengan program 3rd party, ini bisa dilakukan. Bisa juga Anda lakukan dengan sedikit proses edit registry. Ingat, untuk Windows 2000 dan XP dibutuhkan user dengan administrator right untuk dapat mengedit registry.

Mematikan Fungsi Autorun pada Windows

Virus Lokal maupun dari Luar rata-rata bisa menyebar lewat berbagai device yang kita jalankan pada komputer, misal : Flashdisk, Memory Card, CD, MP3 Player, dll. Mengapa hal ini bisa terjadi padahal kita tidak mengeksekusi satu file pun? Ternyata pembuat virus ini telah memasukkan script agar virus ini langsung dijalankan begitu di detect oleh windows. Fungsi ini disebut dengan fungsi autorun. Contohnya adalah ketika Anda menancapkan Flashdisk anda ke USB maka akan terdetect dan muncul window yang menanyakan apa yang ingin kita jalankan, apakah membuka explorer, menjalankan file musik, video dan lain-lain.

Untuk keamanan sebaiknya matikan fungsi autorun ini. Sebenarnya caranya cukup mudah tapi Anda harus berkutat dulu dengan registry. Pertama-tama sebelum mengikuti saran ini backup dulu registry Anda sehingga bila terjadi apa-apa Anda bisa mengupload lagi registry Anda.

Setelah Anda backup registry Anda maka silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Start -> Run pada jendela Run ketikkan regedit dan enter.
2. Selanjutnya akan muncul jendela regedit.
3. Masuklah ke key
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDriveTypeAutorun
4. Rubahlah nilai pada REG_DWORD tersebut dengan nilai 255




Kemudian Restart Windows sehingga perubahan tadi berfungsi dan tes dengan colokkan flash disk Anda apakah autorun nya masih aktif atau tidak. Selamat mencoba.

Sabtu, 14 Maret 2009

Mencegah virus dari flasdisk dengan ‘Disable auto run’ pada windows XP

Berbagai macam virus yang marak akhir-akhir ini sebagian besar menyebar melalui perantara flashdisk, ketika kita memasukkan flashdisk ke komputer kita maka secara default windows Xp akan langsung membuka task baru dengan fungsi Auto run/auto play. Banyak varian virus yang menggunakan fungsi ini untuk mengaktifkan diri mereka kemudian menginfeksi komputer kita. Jadi, kita akan berusaha untuk meminimalisir jalan masuk virus dengan cara meng-nonaktifkan fungsi Auto Play ini.

Menghilangkan fungsi Auto Run/ Auto Play :

- run “gpedit.msc” ( Group Policy )
- klik Administrative Templates di bawah Computer Configuration
- klik System
- klik Turn Off Auto Play
- pilih Enabled
- kebawah pilih All Drive
- OK
- tutup,restart





Cara lain yang cukup efektif antara lain adalah dengan mengaktifkan user Guest dan selalu login dengan user guest tersebut. Dengan user Guest maka secara tidak langsung kita akan mematikan fungsi registry. Virus akan selalu manginfeksi file registry ini dan merubah value di dalamnya. Bila ingin menginstall software baru maka kita cukup menggunakan “Run As” Administrator dari user guest. Dan yang terakhir adalah selalu mengupdate anti virus secara rutin.

Rabu, 11 Maret 2009

10 Kelebihan OpenOffice.org dibanding Microsoft Office

Sebagai paket Office yang semakin populer, OpenOffice.org menawarkan sejumlah kelebihan, baik dari sisi lisensi ataupun teknis. Apa saja kelebihan OpenOffice.org dibanding Microsoft Office ?

BOLEH dikatakan, hampir tidak ada pengguna komputer aktif yang tidak mengenal paket office Microsoft Office. Sebagian pengguna komputer bahkan tidak bisa bekerja produktif tanpa produk tersebut. Sudah bertahun-tahun lamanya, Microsoft Office menguasai pasar. Pengguna semakin termanjakan dan tergantung. Harga lisensi penggunaan MS Office memang cukup berpotensi membuat “jantungan”. Harga satu paket lengkap bahkan bisa lebih mahal dari hardware komputer yang cukup baru.

Sayangnya, sebagian besar pengguna hanya menggunakan fungsionalitas word processing (Word) atau presentation (PowerPoint). Hanya sebagian yang menggunakan spreadsheet (Excel) ataupun database (Access). Dan, hebatnya, dari satu versi ke versi lain, pengguna secara pintar (teknikal ataupun non-teknikal) digiring untuk upgrade dan dalam kurun waktu lama, proses ini berubah menjadi ketergantungan.

Untungnya, sekarang kita memiliki salah satu alternatif, yang turut muncul bersama gerakan free/open source software. Nama paket Office tersebut adalah OpenOffice.org, yang juga populer disebut sebagai ooo (atau oo.o) yang dikembangkan oleh Sun Microsystems.

Dari sisi fitur, harus diakui ooo belum bisa dibandingkan dengan Microsoft Office. Namun, sebagian besar pengguna toh hanya membutuhkan sebagian kecil fungsionalitas, yang sudah dipenuhi dengan baik oleh OpenOffice.org. OpenOffice.org datang dengan semua komponen Office yang dibutuhkan untuk bekerja sehari-hari :

* Word processing (Writer)
* Spreadsheet (Calc)
* Presentation (Impress)
* Database (Base)
* Drawing/Graphics (Draw)
* Formula/Math (Math)
* Macro
* dan lain sebagainya

Selain itu, ooo juga datang dengan berbagai fitur lain, yang bahkan belum bisa disediakan oleh Microsoft Office. Kita akan membahas sepuluh diantaranya.

1. Ketersediaan source code

OpenOffice.org adalah free/open source software. Artinya, source code OpenOffice.org tersedia dan bisa dimanfaatkan dengan sangat fleksibel (sesuai lisensi GNU LGPL). Dari sisi lisensi, ini artinya pengguna tidak perlu mengeluarkan sepeser uangpun untuk membeli lisensi penggunaan. Pengguna mungkin perlu mengeluarkan sedikit uang untuk membeli buku panduan atau media instalasi OpenOffice.org.

Ketersediaan source code juga memiliki nilai tambah. Diantaranya, kita tidak bergantung pada satu perusahaan tertentu. Siapa saja, selama menuruti lisensi yang digunakan, bisa mengembangkan sendiri paket Office berbasis OpenOffice.org. Bukan pekerjaan yang sederhana, tapi kita bisa melakukannya.

Katakanlah suatu hari pengembang OpenOffice.org sudah tidak berminat mengembangkan lagi, akan muncul kelompok-kelompok lain (mahasiswa/akademisi, yayasan, perusahaan, pemerintah, siapapun) yang bisa mengembangkan dengan legal.

2. Berjalan pada banyak platform

Microsoft Office hanya berjalan secara natif pada Windows dan Macintosh. Artinya, kalau Anda sekarang menggunakan Windows dan Microsoft Office dan suatu saat ingin berpindah ke Linux, maka Anda kehilangan Microsoft Office.

Sementara, OpenOffice.org berjalan pada Windows, Macintosh, Linux, UNIX, BSD. Anda berpindah dari Windows ke Linux? Linux ke Solaris? Anda akan tetap menjumpai OpenOffice.org dan tetap bisa produktif. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa menggunakan banyak pilihan sistem operasi.

3. Kompatibel dengan Microsoft Office dan format office lainnya

Dengan menggunakan OpenOffice.org, kita tetap bisa membuka dan menyimpan dokumen-dokumen yang dihasilkan dari Microsoft Office. Tidak masalah. Kompatibilitas dengan MS Office memang tidak sempurna tapi pastinya, sudah sangat baik dan semakin dikembangkan.

Tidak hanya itu, OpenOffice.org juga bisa membuka dan menyimpan dokumen dari banyak paket office lain. Sebut saja WordPerfect, Lotus dan AutoCAD. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa bekerja dengan banyak format dokumen.

4. Format OpenDocument yang terbuka dan fleksibel

OpenOffice.org 2.x menggunakan format dokumen OpenDocument, yang sangat terbuka. Siapa saja bisa membaca spesifikasi format dokumen tersebut.

Dari sisi teknis, kita bahkan mungkin mengamati isi dokumen tanpa memiliki program OpenOffice.org terinstall, walaupun akan cukup kerepotan untuk membaca.

Pihak yang memiliki kepentingan tertentu bisa pula mengimplementasikan paket Office yang mampu membaca dan menyimpan ke format OpenDocument. Sudah cukup banyak program yang bisa membuka dan menyimpan format OpenOffice.org.

Pemerintah juga sebaiknya mendistribusikan dokumen/template dalam format terbuka, dan memastikan semua rakyat – baik yang bisa membeli ataupun tidak bisa membeli paket office yang digunakan – tetap bisa membaca/menggunakan dokumen/template yang didistribusikan.

Selama spesifikasi teknis dokumen tersedia, kita – sebagai pemilik dokumen – aman.

5. Ekspor ke PDF dan format lain dengan mudah

Dengan menggunakan OpenOffice.org, dokumen yang kita buat bisa langsung diekspor ke format lain, seperti PDF atau Flash dengan mudah, tanpa membutuhkan program atau pustaka tambahan.

Microsoft memang menyediakan plugin Save as PDF (bebas download) untuk Office 2007, namun OpenOffice.org sudah datang dengan fungsionalitas ini sejak dulu, terintegrasi dan tidak hanya untuk format PDF, melainkan masih banyak format lain.

6. Macro dalam berbagai bahasa pemrograman

Macro dapat digunakan untuk mengembangkan fungsionalitas Office. Dengan OpenOffice.org, macro dapat dibangun dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Python dan Javascript, disamping OpenOffice.org Basic. Dukungan bahasa ini akan terus bertambah.

7. Akses database yang luas dan transparan

OpenOffice.org datang dengan dukungan database yang luas. Dengan dukungan berbagai driver natif, ODBC dan JDBC, Anda bisa menghubungkan OpenOffice.org dengan hampir semua database system populer yang ada di dunia ini.

OpenOffice.org sejak versi 2.x bahkan datang dengan database front end Base yang sangat mirip dengan Microsoft Access.

8. Wizard untuk konversi dokumen MS Office

Punya satu folder (dengan struktur yang rumit) berisikan banyak dokumen MS Office baik Word, Excel atau PowerPoint? Ingin mengkonversikan ke format OpenOffice.org? Mudah. Cukup akses saja menu File -> Wizards -> Document Converter. Anda akan dipandu sehingga proses konversi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

9. Sangat customizeable

Ingin mengubah sebagian besar user interface OpenOffice.org? Bosan dengan menu bar default? Hanya ingin menampilkan satu atau dua menu saja? Ingin mengganti icon default? Gunakan menu yang ada dan dalam sekejap, tampilan OpenOffice.org Anda dijamin berbeda dengan pengguna lain!

Ingin lebih cepat? Edit saja file konfigurasi XML-nya.

10. User interface yang konsisten antar komponen

Arsitektur program OpenOffice.org dan sistem komponennya dikembangkan dengan sangat baik. Salah satu akibatnya, user interface Writer, Calc, Impress dan komponen lain sangatlah konsisten. Kita bahkan bisa membangun macro untuk memanggil komponen tertentu dari OpenOffice.org.

Bisa kita lihat, Openoffice.org bukanlah proyek main-main. OpenOffice.org sangatlah layak untuk digunakan dan diandalkan untuk membantu Anda tetap produktif. Jangan terus tergantung pada Microsoft Office. Ketergantungan itu tidak akan pernah selesai apabila kita tidak berusaha keras melepaskan diri.